[Gambar]
Doro, Kabupaten Pekalongan (28/8/2023). Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro 2023 menunjukan dedikasi melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan Guna Menarik Minat Konsumsi Ikan dan Pencegahan Stunting pada Anak di Desa Kalimojosari Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.
Desa Kalimojosari merupakan desa yang memiliki persentase angka stunting yang rendah. Stunting merupakan permasalahan yang masih menjadi fokus di Indonesia dalam hal pencegahannya hingga saat ini. (Kurang Dasar pencegahan stunting). Anak-anak yang bertempat di Desa Kalimojosari kurang berminat untuk mengkonsumsi ikan, oleh karena itu Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro ingin memberikan inovasi berupa produk olahan guna menarik minat konsumsi pada anak-anak serta mencegah pertambahan angka stunting pada anak di desa Kalimojosari.
Menyadari pentingnya gizi dan nutrisi bagi pertumbuhan anak, tim mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memilih untuk mengenalkan ikan sebagai salah satu sumber makanan yang kaya nutrisi dan penting untuk perkembangan fisik dan mental. Namun, mereka juga menyadari bahwa beberapa anak cenderung enggan mengonsumsi ikan karena alasan tertentu, seperti rasa dan tekstur yang tidak familiar.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim KKN Universitas Diponegoro menciptakan pelatihan bakso ikan yang menyenangkan dan menarik bagi anak-anak. Dengan menggabungkan kreativitas dan pengetahuan gizi, mahasiswa ini berhasil menciptakan variasi bakso ikan yang lezat dan menyenangkan.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai pentingnya konsumsi ikan dan gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak serta melaksanakan pelatihan pembuatan bakso ikan secara langsung. Ikan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ikan nila, dikarenakan ikan nila merupakan opsi yang mudah dicari dipasaran terutama Pasar Doro, Pekalongan. Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memberikan informasi menyeluruh tentang manfaat nutrisi yang terkandung dalam ikan dan cara memasukkan ikan dalam pola makan sehari-hari anak-anak.
[Gambar]
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan para stakeholders, yaitu perangkat kelurahan dan PKK di Kalimojosari. Target utama dari pelatihan ini adalah ibu ibu PKK sekitaran (dukuh) wonosari gede. Ibu-ibu PKK terlihat sangat antusias dan partisipatif dalam pembuatan Bakso ikan tersebut.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan dapat membantu mewujudkan anak-anak yang lebih sehat, bebas dari masalah stunting, dan memiliki gizi yang optimal. Selain itu, para mahasiswa juga berupaya untuk memberikan pemahaman kepada para orangtua tentang pentingnya memperhatikan pola makan yang sehat bagi anak-anak mereka.Penulis: Syauqi Romi Ramadhan
Senin, 14 Agustus 2023
Dosen Pembimbing: Septrial Arafat S.P., M.P.
Lokasi: Desa Kalimojosari, Kec. Doro, Kab. Pekalongan
[Gambar]
Kalimojosari, Pekalongan – Teknologi ada untuk membantu dan mempermudah manusia dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dapat dimanfaatkan dengan cerdas. Perkembangannya yang semakin pesat saat ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Semenjak adanya Covid-19, banyak masyarakat di seluruh dunia mengalami banyak perubahan. Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami dampak adanya Covid-19 khususnya dari segi perekonomian yang menyebabkan angka kemiskinan meningkat. Banyak perusahaan yang rugi dan akhirnya para pegawai dirumahkan secara paksa yang menyebabkan perekonomian keluarga menurun.
Dengan teknologi yang berkembang pesat sejak adanya Covid-19, hampir seluruh lapisan masyarakat beralih ke media digital untuk mendapatkan informasi dan merubah gaya hidup bermasyarakat saat ini. Hal tersebut dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang beralih ke media online dalam mencari pundi-pundi rupiah untuk menghidupi kebutuhan hidupnya.
Media sosial saat ini menjadi media yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Tentunya ini mempermudah para pelaku usaha online dalam memasarkan produknya. Namun dibalik itu semua, diperlukan strategi yang baik untuk mendapatkan pasar di media sosial, mulai dari mengetahui apa yang sedang viral, menentukan target pasar, mengetahui apa yang target sukai, hingga konten yang menarik.
Dari permasalahan diatas, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2023, Rafdil Al Ghifari melakukan sosialisasi pada tanggal 21 Juli 2023 mengenai “Pembuatan Konten Kreatif Bagi Para Pelaku usaha Di Desa Kalimojosari”. Kegiatan tersebut tertuju kepada para pelaku usaha online shop di Desa Kalimojosari. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong kreativitas para pelaku usaha online shop di Desa Kalimojosari agar lebih kreatif dalam memasarkan konten produk penjualan yang mereka jual.
Sosialisasi ini diadakan untuk memberikan penyuluhan kepada para pelaku usaha online shop dalam memasarkan produknya di media sosial, khususnya dalam segi pembuatan konten atau yand dikenal dengan istilah content marketing. Sosialisasi ini juga memberikan informasi tentang social commerce, pemasaran produk melalui Instagram dan Tiktok, pentingnya content marketing, dan tata cara pembuatan konten kreatif dalam memasarkan produk melalui media sosial.
Penulis: Rafdil Al Ghifari – FISIP
Dosen Pembimbing: Septrial Arafat, S.P., M. P.
Lokasi KKN: Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan
Senin, 14 Agustus 2023
[Gambar]
Kalimojosari, Doro, Pekalongan (15/07/2023) mahasiswa tim II KKN Undip 2023 menyelenggarakan sosialisasi mengenai pewadahan sampah dan pengelolaan 3R sampah rumah tangga guna pencegahan pencemaran sampah di sungai maupun pembakaran sampah secara sembarangan kepada ibu-ibu PKK RT RW setempat. Salah satu masalah utama yang ada di Desa Kalimojosari adalah banyaknya masyarakat yang masih belum memahami pengelolaan sampah yang baik dan benar. Masih banyak yang membakar sampah secara sembarangan dan pembuangan sampah di sungai. Kondisi ini jelas akan memengaruhi lingkungan di Desa Kalimojosari baik pencemaran udara maupun pencemaran air sungai.
Pengelolaan sampah rumah tangga adalah salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran, merusak ekosistem, dan mengancam kesehatan masyarakat. Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, sebuah program Pengabdian Masyarakat berfokus pada pewadahan sampah dan pengelolaan sampah rumah tangga untuk mencapai lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
[Gambar]
Masyarakat setempat sudah mengetahui bahwa sudah ada pengangkutan sampah yang mengangkut sampah-sampah setempat dalam 2 kali seminggu. Namun, masih banyak yang belum mengelola sampah-sampah tersebut untuk dilakukan pewadahan ataupun pengelolaan sampah rumah tangga itu sendiri. Maka dari itu, sosialisasi dan edukasi yang diberikan Mahasiswa KKN Undip merupakan sosialisasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga yang baik baik dari segi dampak yang timbul jika sampah dibakar sembarangan maupun dibuang ke sungai, pewadahan sampah yang tepat dan benar, serta tips pengelolaan sampah rumah tangga dalam prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Kemudian Mahasiswa KKN Undip memasang poster “Dilarang buang sampah disini” pada beberapa titik lokasi yang telah didiskusikan Bersama perangkat desa.
[Gambar]
Dengan dilaksanakannya sosialisasi dan edukasi mengenai pewadahan dan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Kalimojosari, harapannya masyarakat setempat tidak membuang sampah sembarangan lagi dan bisa melakukan prinsip 3R untuk sampah rumah tangganya.
Penulis : Ghina Azlia Prasasty (Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro)
KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023
Senin, 14 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Menurut UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Sampah terbagi menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik (mudah terurai), anorganik (sulit terurai), dan B3 (Bahan, Berbahaya, dan Beracun).
Mahasiswi KKN Tim II Undip Desa Kutosari berinisiatif membuat gagasan dengan memberikan edukasi ke generasi muda, salah satu targetnya adalah siswa-siswi SD N Kutosari yang terletak di Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Masih terdapat siswa-siswi yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya dan tidak sesuai jenisnya. Walaupun masih usia dini, hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Berangkat dari hal tersebut, edukasi yang diberikan adalah memaparkan jenis-jenis sampah dan menanamkan kesadaran bahwa sampah yang dihasilkan merupakan tanggung jawab pribadi, serta mengajarkan cara penerapan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Antusias siswa-siswi sangat tinggi terhadap edukasi “Sampahku Tanggung Jawabku dengan Penerapan Prinsip 3R” yang dilaksanakan di SD N Kutosari pada Kamis, 20 Juli 2023. Siswa-siswi juga dapat mengerti bahaya membuang sampah sembarangan dan solusi dalam penerapan sampah agar menjadi nilai yang berguna. Harapannya siswa-siswi SD N Kutosari dapat membuang sampah di tempat yang telah disediakan dan sesuai dengan jenisnya, serta mulai menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari dan pihak sekolah dapat membantu mengawasi siswa-siswinya agar menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik.
Penulis: Hafidzoh Zulhizah - FT, Teknik Lingkungan
Jumat, 11 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Balai Desa Kutosari menjadi saksi kegiatan sosialisasi yang mengedukasi masyarakat tentang ancaman dan mitigasi gempa bumi. Mahasiswa KKN Undip turut berperan sebagai pembawa materi, sementara masyarakat Desa Kutosari sebagai penerima informasi yang berharga ini.
Gempa bumi merupakan ancaman yang cukup potensial di Pulau Jawa. Kesadaran akan pentingnya persiapan menghadapi gempa bumi menjadi hal yang sangat krusial. Dalam upaya meningkatkan kesiapan dan respon masyarakat terhadap potensi gempa bumi, Mahasiswa KKN Undip menginisiasi kegiatan sosialisasi sebagai upaya pencegahan dan pengurangan risiko.
Dalam acara yang berlangsung dengan baik, para Mahasiswa KKN Undip menjelaskan secara rinci tentang berbagai aspek gempa bumi, termasuk penyebabnya, karakteristik gempa, serta bagaimana masyarakat dapat mengenali tanda-tanda awal yang mengindikasikan akan terjadinya gempa bumi.
Selain itu, masyarakat Desa Kutosari juga diajarkan mengenai pentingnya mengenali area aman dan melakukan simulasi mengenai respons saat terjadi gempa. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara bertindak dengan cepat dan tepat ketika gempa bumi terjadi, termasuk langkah-langkah evakuasi, serta cara pertolongan pertama pada korban.
Semangat antusias masyarakat Desa Kutosari dalam menyimak materi dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab menandakan kesadaran dan kepedulian mereka terhadap ancaman gempa bumi yang perlu dihadapi dengan persiapan matang. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat Desa Kutosari serta wilayah sekitarnya dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi.
Penulis: Zulman As Shauqi Kusnadi - FSM, Fisika
Jumat, 11 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Pada bidang K3 pengelasan, seorang welder harus memperhatikan keselamatan kesehatan kerja dengan baik dan benar agar saat melakukan proses pengelasan dapat berjalan dengan aman. Saat ini, para pekerja bengkel las di Desa Kutosari hanya menggunakan alat pelindung diri alakadarnya saja. Bahkan tidak sedikit pula yang tidak menggunakan alat pelindung diri sama sekali. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Untuk itu, perlu diadakan sosialisasi dan pemberian alat pelindung diri pengelasan agar pekerja dapat memahami pentingnya penerapan K3 pada bengkel las.
Meninjau hal tersebut, Mahasiswa Rekayasa Perancangan Mekanik dari Tim II KKN Undip, Fendy Hermansyah, berinisiatif melaksanakan program kerja monodisiplin terkait Kesehatan dan Keselamatan dan Kerja (K3) Pengelasan dengan mendatangi bengkel las yang ada di sekitar Desa Kutosari pada Rabu, 2 Agustus 2023. Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi dan sosialisasi dengan cara berbincang santai dan bertukar pikiran dengan pemilik bengkel las agar kegiatan dapat bermanfaat dan dapat berguna untuk jangka panjang. Output yang diberikan oleh Mahasiswa KKN dari edukasi dan sosialisasi tersebut, yaitu memberikan peralatan K3 las, seperti helm, kacamata, dan sarung las kepada pemilik bengkel las, serta melakukan pencerdasan melalui media poster agar ilmu yang telah dirundingkan dapat bermanfaat dan berguna.
Program kerja edukasi dan sosialisasi mengenai K3 las mengambil tema SDG’s poin ke-8, yakni melindungi hak-hak tenaga kerja dan mempromosikan lingkungan kerja yang aman dan terjamin bagi semua pekerja, termasuk pekerja migran, khususnya pekerja migran perempuan, dan mereka yang bekerja dalam pekerjaan berbahaya. Oleh karena itu, dengan mengusung tema dari SDG’s tersebut diharapkan program kerja ini dapat berguna bagi lingkungan masyarakat Desa Kutosari, khususnya bagi UMKM jasa pengelasan.
Penulis: Fendy Hermansyah - SV, Rekayasa Perancangan Mekanik
Jumat, 11 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Desa Kutosari merupakan suatu daerah permukiman di Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Doro, dengan jumlah penduduk yang cukup banyak. Desa ini terdiri dari 5 Dukuh, 6 RW, dan 12 RT. Namun, desa ini masih menggunakan arsip data kependudukan berupa lembaran dokumen (berbentuk fisik). Jika terdapat dokumen yang tidak terbaca, lecek, atau bahkan hilang, informasi data kependudukan juga akan berpengaruh. Dengan ini, Mahasiswi Program Studi Statistika, Devy Kusuma Putri, yang tergabung dalam Tim II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2023 menghadirkan perubahan positif dengan menerapkan program digitalisasi arsip data kependudukan sesuai informasi yang relevan berdasarkan setiap Kartu Keluarga seluruh penduduk Desa Kutosari, serta memvisualisasikan data kependudukan melalui infografis.
Persiapan program dimulai dari tanggal 24-28 Juli 2023 dengan membuat database kependudukan, mulai dari RT 1 hingga RT 12, sembari melakukan piket rutin di balai desa. Database ini dapat dikelola secara berkelanjutan untuk mengakses informasi ataupun mengelola data yang dapat membantu perangkat desa, baik dari segi efektivitas kerja, efisiensi waktu, maupun mengurangi dampak kerusakan/kehilangan dokumen kependudukan.
Setelah berhasil mendigitalkan arsip data kependudukan, langkah berikutnya adalah pengolahan data. Penulis membuat sistem otomatis yang memudahkan akses dan pengelolaan informasi kependudukan dari arsip digital yang telah terbentuk. Kemudian, data yang telah diolah digunakan sebagai bahan untuk membuat infografis kependudukan yang menarik. Infografis disajikan melalui media publikasi standing banner dan diserah-terimakan kepada perangkat desa pada Jumat, 4 Agustus 2023 untuk dipamerkan di balai desa. Hal ini diharapkan masyarakat Desa Kutosari dapat dengan mudah mengakses informasi sebagai suatu pencerdasan terkait kondisi kependudukan Desa Kutosari.
Di sisi lain, tentu program ini memiliki tantangan yang dihadapi dalam keberlangsungannya. Jumlah penduduk Desa Kutosari yang banyak menyebabkan proses merekap data memerlukan waktu yang cukup lama. Meskipun demikian, semangat dan kesungguhan penulis berhasil mengatasi hal tersebut dan menghasilkan database kependudukan yang akurat dan komprehensif sebagai aset berharga bagi perkembangan desa. “Program ini merupakan ide yang sangat bagus dan bermanfaat untuk jangka panjang karena memang menjadi kebutuhan desa yang dapat menunjang administrasi desa. Infografis yang dibuat juga dikemas sangat menarik dan informatif, ini perlu diletakkan di aula balai desa agar banyak masyarakat yang lihat,” ungkap Eza, selaku perwakilan Perangkat Desa Kutosari.
Penulis: Devy Kusuma Putri - FSM, Statistika
Jumat, 11 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Budidaya perikanan merupakan hal yang sangat menjanjikan dan menguntungkan dari skala bisnis ataupun dapat diolah menjadi bahan makanan. Menurut data dari salah satu artikel media online, budidaya ikan air tawar mendominasi pangsa pasar dan menyumbang sekitar 80% dari total produksi, serta memiliki kenaikan permintaan dari kebutuhan rata-rata yang ada pada saat ini.
Dalam rangka meningkatkan hasil produksi perikanan, dibutuhkan mutu hasil pembenihan ikan yang baik dan jaminan kualitas perikanan budidaya. Untuk itu, Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro 2023 dari jurusan Budidaya Perairan melakukan sosialisasi tentang Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) kepada pembudidaya perikanan yang sudah tidak berjalan lagi di Desa Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pemilihan program ini berdasarkan hasil riset dari Mahasiswa Budidaya Perairan yang dibantu oleh beberapa mahasiswa dari berbagai fakultas yang tergabung dalam Tim II KKN Universitas Diponegoro yang berlokasi di Desa kutosari. Dari hasil riset dan survei, ditemukan adanya kolam ikan dan pembudidaya yang sudah tidak berjalan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kurangnya pengetahuan tentang budidaya dan alat untuk melakukan budidaya yang kurang mendukung.
Dilihat dari potensi yang mendukung untuk melakukan budidaya perikanan, seperti terdapatnya sumber perairan yang terbilang cukup dan kolam ikan yang sudah tidak dilakukan budidaya, Mahasiswa Budidaya Perairan melakukan aksi nyata dengan memberikan beberapa benih ikan air tawar yang langsung diserahkan kepada pelaku budidaya perikanan di Dukuh Geblog, Desa Kutosari pada Selasa, 18 Juli 2023.
Penulis: Bryan Willy Hartono - FPIK, Akuakultur
Jumat, 11 Agustus 2023
Pekalongan (11/08/2023) - Sebuah semangat kolaboratif yang inspiratif terasa di udara Desa Kutosari ketika Mahasiswi KKN Undip turun tangan untuk membantu meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah ini. Dengan materi strategi pemasaran, kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan nuansa baru dalam pemberdayaan ekonomi lokal di wilayah Desa Kutosari.
Tim KKN Undip tidak hanya mengabdikan diri dalam pengabdian masyarakat biasa, tetapi juga membawa pemahaman yang lebih dalam tentang strategi pemasaran modern kepada para pelaku UMKM. Dalam acara sosialisasi yang digelar di Posko KKN Undip pada Minggu, 6 Agustus 2023 seorang Mahasiswi Administrasi Bisnis dengan antusias membagikan tips pemasaran yang dapat membantu UMKM untuk meningkatkan visibilitas dan daya saingnya di pasar.
"Kami antusias untuk berbagi pengetahuan tentang pemasaran sekaligus memberikan pelatihan lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah kepada para warga dan pelaku UMKM di Desa Kutosari. Kami yakin bahwa dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat akan muncul peluang dan mencapai kesuksesan yang lebih besar," ungkap Arin, salah satu Mahasiswi KKN yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi.
Kegiatan dilakukan dengan memberikan panduan tentang strategi pemasaran yang efektif, pentingnya branding dan identitas visual dalam membangun citra usaha, serta teknik-teknik promosi yang dapat menarik perhatian pelanggan potensial. Materi disampaikan dengan gaya yang interaktif dan menyenangkan sehingga peserta acara merasa terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
Kehadiran Mahasiswi KKN Undip tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga memotivasi pelaku UMKM untuk berinovasi dan mengambil langkah lebih maju dalam dunia pemasaran. Diharapkan, inisiatif ini akan terus memberikan dampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing UMKM di Desa Kutosari, serta mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat lokal.
Penulis : Claresta Marsha Reinanda - FISIP, Administrasi Bisnis
Jumat, 11 Agustus 2023