Inilah Rahasia Hebat Mahasiswa Tim II KKN UNDIP: Membongkar Trik Ampuh Lawan NAPZA di SMK Maarif NU Doro dengan Psikoedukasi “Kontrol Diri”
[Gambar]
Dokumentasi 1. Sosialisasi Psikoedukasi “Kontrol Diri” Sebagai Tindak Preventif NAPZA di SMK Maarif NU Doro di Desa Doro
Pada tanggal 27 Juli 2023, Fauziah Nurul Faisa, mahasiswa Tim II KKN dari Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, telah berhasil mengguncang dunia pendidikan dengan terobosan inovatif mereka di SMK Maarif NU Doro. Melalui program psikoedukasi "Kontrol Diri," mereka menerapkan tindakan preventif yang efektif untuk melawan penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif (NAPZA) di kalangan pelajar.
Berdasarkan data statistik yang dirilis oleh Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslitdatin), dilaporkan bahwa pada tahun 2022, terjadi 831 kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 11.1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kasus penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang kompleks dan termasuk dalam bentuk kejahatan tanpa korban (crime without victim). Oleh karena itu, penanganan masalah ini memerlukan pendekatan yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk generasi muda sebagai bagian dari peran aktif dalam membangun bangsa.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba sangat banyak terjadi di kalangan muda, terutama pada usia 16 hingga 35 tahun. Situasi ini sejalan dengan keadaan nyata menjadi alasan utama dalam merancang modul intervensi yang berfokus pada Psikoedukasi Kontrol Diri.
[Gambar]
Dokumentasi 2. Pemberian Booklet Psikoedukasi "Kontrol Diri" sebagai Tindak Preventif Penyalahgunaan NAPZA pada Siswa-Siswi SMK Ma’Arif NU Doro
Dengan merancang modul intervensi Psikoedukasi Kontrol Diri ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya mengembangkan kemampuan kontrol diri. Dalam program ini, mahasiswa KKN ini mengadakan berbagai sesi interaktif, diskusi, dan simulasi yang menarik untuk menarik minat siswa dalam menghadapi isu yang krusial ini. Program psikoedukasi "Kontrol Diri" ini telah mendapat respon positif dari siswa dan staf di SMK Maarif NU Doro. Diharapkan program ini akan menjadi contoh yang inspiratif bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menyelenggarakan tindakan preventif yang efektif dalam menghadapi masalah NAPZA.
Keberhasilan mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro dalam membawa psikoedukasi "Kontrol Diri" sebagai tindakan preventif NAPZA di SMK Maarif NU Doro menunjukkan bagaimana upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan dan perguruan tinggi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penulis : Fauziah Nurul Faisa
Selasa, 8 Agustus 2023
Visi dan Misi
VISI
Pilkada serentak yang diselenggarakan pada tahun 2020 telah menetapkan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan untuk periode tahun 2021 – 2026 dan telah dilantik pada tanggal 27 Juni 2021. Adapun Visi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan adalah:
”Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong”
MISI
Misi adalah rumusan umum mengenai cara atau upaya yang perlu dilakukan untuk menjamin tercapainya visi. Dalam rangka mencapai visi Kabupaten Pekalongan, dirumuskan misi yang akan dilaksanakan sebagai berikut:
Rabu, 27 Januari 2021
Kalian Tahu Gak Sih? Stunting pada Anak Bisa Sebabkan Masalah Psikologis Seumur Hidup Lho!
Siapa sih yang gak tahu stunting? Stunting, merupakan masalah yang cukup umum ditemui di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru angka stunting Indonesia masih berada pada 21,6 persen di tahun 2022. Meskipun stunting terkesan umum ternyata stunting memiliki efek samping yang lebih mengerikan daripada yang kita pikirkan. Baru-baru ini, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa dampak dari stunting pada anak jauh lebih buruk daripada yang pernah kita bayangkan. Bukan hanya masalah pertumbuhan fisik, tetapi juga menghantui aspek psikologis anak hingga dewasa.
Stunting adalah sebuah kondisi ketika pertumbuhan fisik dan perkembangan seseorang terhambat atau terhenti akibat kekurangan gizi yang kronis dan berulang selama periode pertumbuhan yang kritis, terutama pada masa anak-anak. Mengingat pentingnya stunting serta urgensi kasus stunting yang terjadi di Desa Doro, pada hari Sabtu, tanggal 22 Juli 2023, Fauziah Nurul Faisa, mahasiswa Tim II KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Diponegoro telah mengadakan kegiatan sosialisasi dampak stunting terhadap psikologis anak kepada orang tua di Desa Doro yang berlokasi di Posyandu Dukuh Kasogunung. Kegiatan ini dihadiri oleh tujuh mahasiswa dari tim KKN UNDIP serta beberapa ibu-ibu warga Desa Doro dengan anak balita. Kegiatan ini diisi dengan pemaparan mengenai dasar-dasar stunting, pemenuhan gizi yang cukup, dampak-dampak stunting, serta cara pencegahan stunting.
[Gambar]
Dokumentasi 1. Sosialisasi Dampak Stunting terhadap Psikologis Anak kepada Orang Tua di Desa Doro, Dukuh Kasogunung
Mahasiswa Tim II KKN UNDIP dari jurusan Psikologi dan Kedokteran, serta ahli gizi dari Puskesmas Doro telah bersatu untuk memperingatkan para orangtua tentang urgensi masalah ini. Tidak hanya mengenai pola makan yang tepat, tetapi juga peran ibu dalam memberikan dukungan emosional dan nutrisi yang kaya pada anak-anak mereka.
Setelah sosialisasi dilakukan, Tim II KKN UNDIP mendapat umpan balik dari peserta sosialisasi. Peserta sosialisasi mengaku belum mengetahui dampak stuting sangat berbahaya baik bagi fisik maupun psikologis anak, dan berterimakasih atas materi dan pengetahuan yang disampaikan. Orang tua di Desa Doro juga mengatakan sangat bersemangat untuk dapat menerapkan cara pencegahan stunting sesuai dengan materi yang telah disampaikan. Nah, ini jadi peringatan buat kita semua, terutama para orangtua. Jangan remehkan masalah stunting! Pastikan si kecil dapat gizi yang cukup dan seimbang supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Cegah stunting sebelum genting itu penting.
Penulis : Fauziah Nurul Faisa
Selasa, 8 Agustus 2023
Berdasarkan salah satu Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Tahun 2021-2026 maka tugas pokok fungsi Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan untuk mendukung pencapaian Misi Bupati Pekalongan, yaitu Misi ke 3 Menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan inovatif
Kamis, 26 Agustus 2021
Kecamatan Doro – Desa Larikan melakukan pelebelan terhadap sejumlah rumah penerima manfaat Program PKH dan BPNT menggunakan cat semprot, Rabu (18/08/2021), dengan pengawalan dari Bapak Paijal Imron, S.IP selaku Camat Kemacatan Doro, Ibu Kepala Desa Larikan, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Doro beserta Perwakilan Dinsos Kabupaten Pekalongan dan Koordinator PKH Kecamatan doro.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata keseriusan Pemerintah Desa Larikan untuk kembali menyaring penerima bantuan agar lebih tepat sasaran. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin,sebagai penerima manfaat, dengan tujuan mengurangi angka kemiskinan dan memutus rantai kemiskinan.
Kegiatan ini berjalan lancar tanpa gejolak apapun dari masyarakat. sejumlah rumah telah dilabeli dengan cat semprot yang menandakan bahwa rumah tersebut adalah keluarga penerima bantuan PKH/BPNT. salah satu Laporan Perangkat Desa Larikan Kecamatan Doro, mengungkapkan bahwa terdapat beberapa penerima manfaat yang mengembalikan kartu penerima PKH atau BPNT kepada desa sebab mereka merasa sudah mampu secara ekonomi dan menyerahkan bagiannya kepada keluarga yang lebih membutuhkan.
Kamis, 19 Agustus 2021
PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 76
Kabupaten Pekalongan - Kecamatan Doro Menggelar Upacara HUT Kemerdekaan RI KE-76 Tahun 2021. Pelaksanaan Kegiatan Upacara Dilaksanakan Dengan Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan Dan Pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan RI KE-76 Dilaksanakan Pada 17 Agustus 2021. Bertempat Di Halaman Kantor Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. (17/08/21)
Pelaksanaan Acara Kegiatan Upacara HUT Kemerdekaan RI KE-76 Dihadiri Oleh Paijal Imron, S.IP., Camat Doro Selaku Inspektur Upacara, Serka Heru Jatmiko Selaku Komandan Upacara dan Nasrudin selaku Perwira Upacara.
Turut Di Hadiri Oleh Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto, SH, MH, Perwakilan Danramil Doro, Kepala UPT se Kecamatan Doro, seluruh Kepala Desa dari Wilayah Kecamatan Doro dan Perwakilan peserta lain dari PGRI, KOPRI, Sekretaris Desa, PKH, TKSK, Pramuka dll
Paijal Imron, S.IP., Selaku Camat Doro Menyampaikan ,” Amanat dari Gubernur Jawa Tengah dan Pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan RI KE-76 Dilaksanakan Dengan Tetap Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan. Sebagai Generasi Penerus Mari Kita Jadikan Momentum Agar Kita Lebih Menjiwai Arti Dari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Sehingga Kita Dapat Menghormati Jasa Jasa Para Pahlawan Yang Telah Mengorbankan Jiwa Raganya Untuk Bangsa Dan Negara Indonesia Tercinta.
Rabu, 18 Agustus 2021
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 27 Januari 2021