Admin
Selasa, 8 Agustus 2023
Inilah Rahasia Hebat Mahasiswa Tim II KKN UNDIP: Membongkar Trik Ampuh Lawan NAPZA di SMK Maarif NU Doro dengan Psikoedukasi “Kontrol Diri”
Dokumentasi 1. Sosialisasi Psikoedukasi “Kontrol Diri” Sebagai Tindak Preventif NAPZA di SMK Maarif NU Doro di Desa Doro
Pada tanggal 27 Juli 2023, Fauziah Nurul Faisa, mahasiswa Tim II KKN dari Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, telah berhasil mengguncang dunia pendidikan dengan terobosan inovatif mereka di SMK Maarif NU Doro. Melalui program psikoedukasi "Kontrol Diri," mereka menerapkan tindakan preventif yang efektif untuk melawan penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif (NAPZA) di kalangan pelajar.
Berdasarkan data statistik yang dirilis oleh Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslitdatin), dilaporkan bahwa pada tahun 2022, terjadi 831 kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 11.1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kasus penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang kompleks dan termasuk dalam bentuk kejahatan tanpa korban (crime without victim). Oleh karena itu, penanganan masalah ini memerlukan pendekatan yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk generasi muda sebagai bagian dari peran aktif dalam membangun bangsa.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba sangat banyak terjadi di kalangan muda, terutama pada usia 16 hingga 35 tahun. Situasi ini sejalan dengan keadaan nyata menjadi alasan utama dalam merancang modul intervensi yang berfokus pada Psikoedukasi Kontrol Diri.
Dokumentasi 2. Pemberian Booklet Psikoedukasi "Kontrol Diri" sebagai Tindak Preventif Penyalahgunaan NAPZA pada Siswa-Siswi SMK Ma’Arif NU Doro
Dengan merancang modul intervensi Psikoedukasi Kontrol Diri ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya mengembangkan kemampuan kontrol diri. Dalam program ini, mahasiswa KKN ini mengadakan berbagai sesi interaktif, diskusi, dan simulasi yang menarik untuk menarik minat siswa dalam menghadapi isu yang krusial ini. Program psikoedukasi "Kontrol Diri" ini telah mendapat respon positif dari siswa dan staf di SMK Maarif NU Doro. Diharapkan program ini akan menjadi contoh yang inspiratif bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menyelenggarakan tindakan preventif yang efektif dalam menghadapi masalah NAPZA.
Keberhasilan mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro dalam membawa psikoedukasi "Kontrol Diri" sebagai tindakan preventif NAPZA di SMK Maarif NU Doro menunjukkan bagaimana upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan dan perguruan tinggi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penulis : Fauziah Nurul Faisa