Admin
Senin, 14 Agustus 2023
Dalam rangka KKN (Kuliah Kerja Nyata) tahun ini, para Mahasiswa Universitas Diponegoro menggali potensi ekonomi dan solusi ramah lingkungan di Desa Kalimojosari, menghasilkan kisah inspiratif tentang pemanfaatan sekam padi menjadi sumber berkah melalui pelatihan pembuatan briket arang.
Desa Kalimojosari yang terletak di tengah area pertanian ternyata menyimpan potensi besar yang belum banyak dieksplorasi. Salah satunya adalah penggunaan sekam padi yang sebelumnya dianggap sebagai limbah pertanian. Dalam upaya untuk mengurangi dampak lingkungan negatif dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, kelompok mahasiswa KKN memutuskan untuk fokus pada pelatihan pembuatan briket arang dari sekam padi.
Briket arang adalah solusi yang sempurna untuk mengatasi permasalahan gundukan sekam padi yang biasanya dibakar dan menyebabkan polusi udara serta kerugian ekonomi. Dengan pelatihan yang didukung oleh para ahli dan instruktur, para petani dan warga desa diajarkan tentang proses kompresi sekam padi menjadi briket arang berkualitas tinggi. Langkah demi langkah, dari pemilihan bahan baku hingga teknik pengepresan, dipelajari dengan seksama.
Proses pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat Desa Kalimojosari, tetapi juga mengubah perspektif mereka tentang sekam padi. Dulu dianggap sebagai "sampah," kini sekam padi menjadi bahan berharga yang dapat diubah menjadi produk bernilai tinggi. Dalam waktu singkat, desa ini berubah menjadi lokasi produksi briket arang yang ramah lingkungan.
Penggunaan briket arang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif pada ekonomi desa. Hasil produksi briket arang dijual secara lokal maupun di pasar-pasar terdekat. Pendapatan dari penjualan ini memberikan kontribusi nyata pada kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, tercipta pula lapangan pekerjaan baru, seperti tenaga pengepres dan distribusi, yang semakin menghidupkan roda perekonomian lokal.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai pentingnya pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang briket untuk menikain nilai jual perekonomian Desa Kalimojosari. Limbah sekam padi yang didapatkan untuk penggunaan pelatihan pembuatan briket areng berasal dari pabrik penggilingan dari Dusun Kaliketing, Pekalongan. Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memberikan informasi menyeluruh tentang pemanfaatan limbah sekam padi menjadi areng briket guna membuka peluang menaikan nilai perekonomian Desa Kalimojosari.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan para stakeholders, yaitu perangkat kelurahan dan RT RW Desa Kalimojosari. Target utama dari pelatihan ini adalah Warga Setempat sekitaran Dukuh Kaliketing. Partisipan terlihat sangat antusias dan partisipatif dalam pembuatan Bakso ikan tersebut.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan dapat membantu mewujudkan peningkatan perekonomian di Desa Kalimojosari melalui pemanfaatan limbah sekam padi menjadi areng briket.
Penulis: Setiawan Fahar Aryanto
Dosen pembimbing: Septrial Arafat S.P., M.P
Lokasi: Desa Kalimojosari, Kec. Doro, Kab. Pekalongan