Admin
Senin, 14 Agustus 2023
Dalam sebuah komitmen yang kuat terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Dinonegoro tahun ini telah mengambil langkah nyata dengan program "Pelatihan Penyulingan Minyak Jelantah." Dari sederhana namanya, program ini telah menjadi kekuatan berubahnya minyak jelantah dari limbah menjadi sumber daya bernilai.
Desa Kalimojsari, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan limbah. Minyak jelantah dari berbagai rumah tangga sering kali berakhir di saluran air atau tempat pembuangan sampah, mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mahasiswa KKN telah meluncurkan program yang bertujuan untuk mendidik, memberdayakan, dan menciptakan solusi.
Selama 45 hari, kelompok mahasiswa KKN telah bekerja sama dengan warga desa untuk memberikan pelatihan mendalam tentang pentingnya mendaur ulang minyak jelantah. Dengan menggabungkan pendekatan pendidikan dan praktik langsung, mereka telah membimbing masyarakat tentang teknik penyulingan yang tepat untuk menghasilkan minyak jelantah yang dapat digunakan kembali.
Proses pelatihan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik pengumpulan minyak jelantah, penyaringan, hingga teknik penyulingan yang efisien. Para peserta diajarkan untuk memahami kualitas minyak jelantah yang baik dan bagaimana memprosesnya agar dapat digunakan dalam berbagai keperluan, seperti pembuatan sabun, lilin, atau bahan bakar alternatif.
Hasilnya tidak hanya terlihat dalam hal pemanfaatan kembali minyak jelantah, tetapi juga dalam kesejahteraan masyarakat. Warga desa telah mengalami perubahan positif dalam hal pemahaman tentang pengelolaan limbah dan dampak lingkungan. Minyak jelantah yang dulu dianggap sebagai sisa tak berguna, kini menjadi peluang ekonomi baru. Produk-produk yang dihasilkan dari proses penyulingan ini telah menemukan pasar di dalam dan luar desa, menciptakan pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai pentingnya pemanfaatan penyulingan minyak jelantah agar dapat digunakan kembali guna membantu mengurangi limbah minyak jelantah rumah tangga di Desa Kalimojosari. Limbah minyak jelantah rumah tangga yang didapatkan untuk penggunaan pelatihan penyulingan minyak jelantah agar dapat digunakan kembali berasal dari rumah makan dan limbah rumah tangga. Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memberikan informasi menyeluruh tentang pemanfaatan penyulingan minyak jelantah agar dapat digunakan kembali guna membantu mengurangi limbah minyak jelantah rumah tangga di Desa Kalimojosari.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan para stakeholders, yaitu perangkat kelurahan dan ibu-ibu PKK. Target utama dari pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Kalimojosari. Partisipan terlihat sangat antusias dan partisipatif dalam pelatihan tersebut.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan dapat membantu mewujudkan pengurangan limbah minyak jelatah rumah tangga.
Penulis : Setiawan Fahar (S1 Fisika Universitas Diponegoro)