Admin
Selasa, 8 Agustus 2023
Pelaksanaan Kelas Balita
Doro, Pekalongan (22/7/2023) – Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menyatakan prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 berada pada angka 21,6%. Target yang dibutuhkan hingga tahun 2024 yaitu dapat mencapai di angka 14% sehingga untuk dapat membantu salah satu program pemerintah saat ini yaitu dengan dilakukannya kegiatan penyuluhan mengenai stunting.
Bersama dengan beberapa mahasiswa rekan dari Tim II KKN Universitas Diponegoro 2022/2023 Desa Doro, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang menyelenggarakan penyuluhan mengenai stunting dan upaya pencegahannya dengan memberi perhatian khusus pada aspek gizi harian balita. Kegiatan penyuluhan ini juga didampingi oleh para kader posyandu dari Puskesmas Doro, dan berlangsung pada hari Sabtu, 22 Juli 2023, di Posyandu Dahlia yang terletak di Dukuh Kasogunung, Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Tujuan acara penyuluhan ini adalah memberikan informasi kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita (usia di bawah lima tahun) mengenai stunting dan cara mencegahnya.
Penyuluhan mengenai stunting ini berlangsung dengan sukses, dimulai dengan penyampaian materi oleh para kader posyandu tentang kebutuhan gizi anak dan metode pengolahannya. Selanjutnya, mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro memberikan penjelasan mengenai konsep stunting, tahapan terjadinya, faktor-faktor pemicunya, serta cara-cara pencegahannya, termasuk dalam aspek sanitasi dan kebutuhan gizi dasar yang penting untuk dikonsumsi agar anak tidak mengalami stunting di kemudian hari.
Penyampaian Materi Mengenai Stunting
Sebelum menjelaskan materi mengenai stunting, kami juga mengedarkan leaflet yang dirancang dengan daya tarik visual, berisi beragam jenis makanan yang cocok dikonsumsi oleh anak usia 1 hingga 5 tahun. Leaflet ini kami distribusikan kepada para ibu yang hadir di Posyandu Dahlia, sehingga lebih mudah dipahami. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat akan menjadi lebih sadar dan mampu menerapkan prinsip-prinsip gizi seimbang, terutama dalam empat pilar utama. Langkah ini bertujuan agar jumlah kasus stunting yang terjadi di Indonesia tidak semakin meningkat.
Penulis: Farah Chilwa Hidayati (Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro)
DPL: Septrial Arafat, S.P., M.P
Lokasi KKN: Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan