Admin
Rabu, 16 Agustus 2023
Sosialisasi oleh ibu Karimatur Rizqi, S.Gz
Dororejo, Kabupaten Pekalongan (16/08/2023) - Salah satu faktor krusial bagi kehidupan anak adalah masa tumbuh kembang anak. Segala aspek haruslah mendapat perhatian untuk memastikan anak memiliki tumbuh kembang yang baik. Stunting merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi dalam pertumbuhan anak. Stunting merupakan hal yang perlu mendapat perhatian tersendiri di Indonesia. Menurut data RISKESDAS 2019 terdapat 29.9% balita yang mengalami stunting, yang artinya telah melewati batas maksimal 20%. Hal ini sejalan dengan hasil survei di Desa Dororejo dimana angka stunting yang tidak terlalu tinggi, akan tetapi tetap perlu dilakukan penyuluhan mengenai bahaya dan pencegahan stunting.
Berdasarkan hal tersebut TIM II KKN UNDIP 2022/2023 pada Desa Dororejo mengangkat tema “Pencegahan Stunting” sebagai bentuk pengabdian terhadap Masyarakat. Mahasiswa yang ditempatkan di Desa Dororejo mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya ibu-ibu usia produktif untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya melakukan pencegahan stunting melalui program multidisiplin “Cegah Stunting Sebelum Genting”. Program ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita untuk menjaga asupan gizi anak pada masa awal pertumbuhan agar tidak terjadi masalah mengenai kekurangan gizi serta tumbuh kembang yang tidak sempurna pada anak balita (stunting).
Penyerahan sertifikat apresiasi dari Ketua Pelaksana kepada ibu Karimatur Rizqi, S.Gz
Pada kegiatan sosialisasi stunting untuk kelas ibu dan balita yang bertempat pada balai desa Dororejo pada hari Sabtu, 29 Juli 2023 Kecamatan Doro, Desa Dororejo. Mahasiswa Universitas Diponegoro bersama dengan kader posyandu dan Puskesmas Doro I untuk berkolaborasi dalam merealisasikan acara program multidisiplin. Pada acara program Cegah Stunting Sebelum Genting diisi oleh perwakilan Puskesmas Doro I yaitu ibu Karimatur Rizqi, S.Gz sebagai ahli gizi untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat.
Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pembukaan acara oleh MC dan menyanyikan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ibu kepala desa Dororejo yaitu ibu Isti Komariah. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh ibu Karimatur mengenai pengertian stunting, strategi untuk mencegah stunting, rekomendasi pemberian makan pada bayi, periode pemberian makan pada bayi, syarat dan kualitas makanan pendamping asi. Untuk memudahkan para peserta untuk memahami materi yang disampaikan mahasiswa menampilkanmengenai materi pencegahan stunting. Para mahasiswa KKN TIM II UNDIP melakukan demonstrasi pembuatan makanan pendamping asi sebagai referensi untuk para ibu balita. Selain itu, untuk dapat menarik perhatian anak balita yang hadir mahasiswa juga membagikan makanan pendamping asi berupa biskuit, susu dan makanan ringan untuk para ibu. Terdapat sesi tanya jawab yang ditanyakan oleh para peserta, menandakan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan cegah stunting sebelum genting. Kegiatan diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada pembicara oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP serta foto bersama.
Dengan adanya program ini, diharapkan peserta yang hadir dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Dororejo mengenai pentingnya pencegahan stunting pada anak sedini mungkin. Selain itu, diharapkan menjadi pelopor untuk menciptakan pola hidup sehat dan memberikan asupan gizi yang baik, sehingga menciptakan Desa Dororejo desa bebas terindikasi stunting
Lampiran 1. Pendaftaran Peserta dan Pembagian MPASI
Lampiran 2. Foto bersama panitia dengan ibu Karimatur Rizqi, S.Gz, Lurah Dororejo, dan Danramil Doro